Dibantu Kemenpora dan NOC Indonesia, LADI Optimistis Bebas dari Sanksi WADA

- 26 Oktober 2021, 14:32 WIB
Ketua LADI, Rheza Maulana (kanan) bersama Menpora Zainudin Amali, Legenda Bulu Tangkis Taufik Hidayat, dan Mantan Menpora, Roy Suryo.
Ketua LADI, Rheza Maulana (kanan) bersama Menpora Zainudin Amali, Legenda Bulu Tangkis Taufik Hidayat, dan Mantan Menpora, Roy Suryo. /(Dok LADI)

TOPSKOR - Baru beberapa bulan menjabat sebagai Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), Rheza Maulana, sudah dihadapkan dengan hujatan masyarakat.

Sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) akibat kegagalan LADI memenuhi standar tes doping WADA membuat bendera Merah-Putih tak bisa berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020.

Ini jelas membuat masyarakat marah dan menjadikan LADI maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai sasaran tembak.

Rheza Maulana pun berjanji untuk segera memperbaiki LADI agar lebih profesional dan independen.

"Kami hadir untuk memperbaiki LADI agar lebih profesional dan independen. Kami juga harus berjuang untuk melepas jeratan sanksi WADA," kata Rheza Maulana.

"Itu agar bendera Merah Putih kembali berkibar di ajang single event maupun multievent internasional. Ini menjadi tugas prioritas kami yang diberikan Pak Menpora Zainudin Amali yang terus dipantau Presiden Joko Widodo," Rheza Maulana menambahkan.

Rheza Maulana juga optimistis, LADI segera bebas dari sanksi WADA. Sebab, Kemenpora dan National Olympic Committee (NOC) Indonesia terbukti total membantu LADI.

Bahkan, Menpora membentuk tim Akselerasi dan Investigasi hukuman WADA yang dikepalai oleh Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Halaman:

Editor: Rais Adnan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X