PON Papua 2021: Karate Kumite Beregu Putri Penghapus Luka Putra DKI

- 14 Oktober 2021, 18:58 WIB
Tim Kumite Beregu Putri DKI Jakarta memberikan semangat ketika rekan setimnya bertanding di GOR Politeknik Penerbangan Kayu, Jayapura Papua, Kamis (14/10).
Tim Kumite Beregu Putri DKI Jakarta memberikan semangat ketika rekan setimnya bertanding di GOR Politeknik Penerbangan Kayu, Jayapura Papua, Kamis (14/10). /PB PON XX PAPUA/Yustha Corithaca


TOPSKOR - Karateka putri DKI Jakarta menangis bangga. Perjuangan yang melelahkan itu dikonversi dengan medali emas pada hari terakhir PON Papua 2021, Kamis (14/10).

Sejumlah karateka DKI melakukan selebrasi usai menang 2-1 atas Sumatera Utara. Mereka saling berpelukan, meluapkan emosi.

Kemenangan nomor Kumite beregu putri DKI Jakarta terbilang dramatis. Mereka berjibaku di matras hingga keringat terakhir.

Laga pun ditentukan oleh Karate-Ka andalan ibukota Devina Dea yang mengalahkan Dessynta Rakawuni Banurea. Bermain di venue karate, GOR diklat Penerbangan Jayapura, DKI Jakarta unggul dengan skor 12-8.

Kemenangan di sektor putri pun sebagai penghapus luka karateka putra hanya meraih medali perak setelah kandas dari Jawa Barat.

"Pertandingan yang cukup menegangkan dan luar biasa. Kedua tim kualitasnya luar biasa. Sumut pun punya atlet mantan pelatnas, jadi seru dan menegangkan," ujar pelatih Tim Karate Putri DKI Jakarta, Idris Taher Gusti.

Baca Juga: PON Papua 2021: Atlet dan Ofisial Kontingen Serbu Labkesda

Idris menjelaskan, salah satu momen kala atletnya tertinggal satu poin di enam detik terakhir. Dia sempat memberikan intruksi agar atletnya tampil menyerang dan berhasil.

Bagi Idris, pertandingan karate di PON Papua kali ini, selain luar biasa, karena setiap provinsi saling mengejar medali juga pertandingan begitu netral.

Halaman:

Editor: Suryansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X