Miris, Peraih Emas PON XX Papua Gunakan Bonus untuk Bayar Utang

- 13 Oktober 2021, 16:45 WIB
Medali Emas Atlit Sumatra Barat ( Ari Pramanto ),Medali Perak Papua Barat ( Julifan Prastyo Nugroho ), Medali Perunggu DIY Yogyakarta ( Kristowirawan U.S Jurumana ).Randori Perorangan Putra Kelas 70 Kg.13/10/2021) di GOR STT GIDI sentani. (Foto: PB PON XX PAPUA/Muh.ALWI)
Medali Emas Atlit Sumatra Barat ( Ari Pramanto ),Medali Perak Papua Barat ( Julifan Prastyo Nugroho ), Medali Perunggu DIY Yogyakarta ( Kristowirawan U.S Jurumana ).Randori Perorangan Putra Kelas 70 Kg.13/10/2021) di GOR STT GIDI sentani. (Foto: PB PON XX PAPUA/Muh.ALWI) /PB PON XX PAPUA/Muh. Alwi

TOPSKOR - Sungguh pilu nasib peraih medali emas shorinji kempo PON XX Papua 2021, Ari Pramanto.

Atlet asal Sumatera Barat itu harus merelakan bonus yang diterima dari pemerintah provinsi untuk membayar utang.

Pemuda 34 tahun itu terpaksa meminjam sejumlah uang dalam rangka persiapan menghadapi PON XX Papua.

Ari Pramanto memang tak merinci berapa yang perlu dia lunasi. Yang pasti, kala PON berakhir, utang itu harus dibereskan.

"Kalau bicara bonus, mungkin semuanya untuk bayar utang lagi," ujar Ari Pramanto saat diwawancara Antaranews.

Turun di final kategori randori kelas 70 kg, Ari Pramanto menumbangkan wakil Papua Barat, Julifan Prastyo Nugroho. 

Kemenangan di GOR Sekolah Tinggi Teologi Gereja Injili di Indonesia (STT GIDI) itu menjadi harapan untuknya. 

Jelang keberangkatan, Ari Pramanto terpaksa berutang untuk biaya latihan dan akomodasi selama di Papua.

Halaman:

Editor: Lily Indriyani

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X