5 Tips Merawat Sikat Gigi agar Tidak Jadi Sarang Bakteri

- 29 September 2021, 23:07 WIB
Sikat gigi harus diganti secara rutin, setidaknya tiga bulan.
Sikat gigi harus diganti secara rutin, setidaknya tiga bulan. /pixabay.com

SKOR.id - Mengingat nilai pentingnya untuk membantu menjaga kebersihan mulut, sikat gigi juga membutuhkan perawatan agar dapat bekerja secara optimal.

Masa pakai sebuah sikat gigi dapat berlangsung selama 90 hari atau sekitar tiga bulan. Setelah itu sikat gigi mesti diganti karena sudah tidak efektif membersihkan gigi.

Namun bukan berarti sikat gigi dapat dibiarkan begitu saja setelah digunakan rutin dua kali sehari. Sikat gigi berpotensi menjadi sarang bakteri setelah digunakan.

Apalagi kondisi sikat yang sering basah dan lembab semakin berpotensi untuk menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Hal itu tentu dapat menjadi masalah ketika digunakan lagi.

Alih-alih membersihkan plak atau sisa-sisa makanan yang menempel di mulut, menggosok gigi dengan sikat yang menjadi sarang bakteri justru bisa menimbulkan masalah kesehatan mulut dan gigi.

Oleh sebab itu, sangat diperlukan tindakan-tindakan untuk merawat sikat gigi selama masih digunakan. Berikut rangkumannya:

1. Cuci dan keringkan

Tips pertama yang mesti dilakukan setelah aktivitas menggosok gigi yakni mencuci sikat gigi dan mengeringkannya agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Halaman:

Editor: Irfan Sudrajat

Sumber: Mejor con salud


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X