Belum Gajian Sejak Januari, Sunan Agung Mundur dari Tim Tinju PON Malut

- 10 Juni 2021, 10:14 WIB
Sunan Agung Amoragam (merah) peraih medali perunggu Asian Games 2018.
Sunan Agung Amoragam (merah) peraih medali perunggu Asian Games 2018. /Inasgoc

TOPSKOR - Sunan Agung Amoragam akhirnya bersikap. Petinju nasional itu mundur dari Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua. Keputusannya sangat mengejutkan Provinsi Maluku Utama. Terlebih PON Papua tinggal 4 bulan lagi.

"Saya kecewa dengan minimnya perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara," tutur Sunan memberikan alasan pengunduran dirinya dari tim tinju Malut.

Surat 'cinta' dilayangkan tertanggal 6 Juni 2021. Disebutkan Sunan mengundurkan diri dari Tim PON Maluku Utara. Sekaligus menyatakan tidak lagi mengikuti kejuaraan yang mewakili Provinsi Malut.

Baca Juga: Statistik Kejuaraan Tinju Elite Asia ASBC, Petinju Putri Indonesia Toreh Sejarah

Bukan hanya ditujukan ke Pengrov Pertina Maluku Utara. Sunan juga bersurat ke Dispora Provinsi Maluku Utara, Pertina Kota Ternate, dan Ketua KONI Maluku Utara.

Peraih medali perunggu kelas Bantam 56kg Asian Games 2018 itu menyayangkan tidak pekanya Provinsi Maluku Utara terhadap kesejahteraan atlet. Apalagi tim tinju Maluku Utara sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi PON yang akan digelar Oktober 2021 di Papua.

"Hingga saat ini gaji Pelatda tinju Maluku Utara dari Januari 2020 terhitung dari selesai Pra-PON 2019 tidak diberikan dan tidak tahu berapa jumlahnya per bulan," kata Sunan Agung.

Pria kelahiran 9 Oktober 1997 ini mengaku kecewa dan sakit hati dengan sikap Pemerintah Maluku Utara maupun Pertina Maluku Utara yang tidak memberikan penjelasan mandeknya gaji atlet.

Lebih lanjut dikatakan, selama ini, pemerintah daerah dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan atlet yang telah mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat internasional.

Halaman:

Editor: Suryansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X