Pelatnas Tinju Terbelah Dua, Pelatih Bersyukur: Persaingan Lebih Menarik

- 4 Mei 2021, 11:33 WIB
Tim Putih berlatih keras di Banten
Tim Putih berlatih keras di Banten /TopSkor

TOPSKOR - Samsak itu menjadi sasaran. Tiap hari dihajar habis-habisan. Itulah yang dilakukan 22 atlet pelatnas tinju Indonesia di Banten dan Batam.

"Dalam tiga menit petinju bisa melakukan 300 pukulan. Tapi bukan pukulan powder (bedak), karena para atlet masih dalam progres pelatihan fisik," kata pelatih kepala Tim Putih Pahotma Holomoan Sitompul.

Petinju yang diproyeksikan ke SEA Games Hanoi, Vietnam, November 2021 nanti, terbelah dua. Mereka sangat bergairah berlatih. Pagi maupun sore hari. Persaingan lebih kompetitif dan menarik.

Baca Juga: Pesan Ketum Pertina Komaruddin untuk Pelatnas Tinju, Satria di Dalam dan Luar Ring

Sebanyak 11 atlet digembleng di Batam dibawah arahan pelatih kepala Erzon (PP/Kepri). Tim Merah ini juga dipoles oleh Darman Hutauruk (Riau) dan Bonyx Saweho (Sulut).

Sedangkan sisanya bernama Tim Putih di Banten Academy Boxing. Tim ini ditangani trio pelatih Pahotma Holomoan Sitompul yang biasa dipanggil Bang Ucok, Rudi Umboh (Malut), dan Kusdiono (Jabar).

Mereka digembleng sejak 20 April 2020. Tim ini akan mengerucut menjadi 11 atlet dengan nama Tim Merah Putih. Mereka yang terbaik berhak mengantongi tiket ke SEA Games Hanoi, Vietnam.

Memang ada atlet yang tidak memenuhi panggilan. Di antaranya Ilham Tapajati (52kg/pa Babel) tidak memenuhi panggilan karena harus mengikuti pendidikan di Angkatan Udara. Pun Grace Ssavon Simangunsong (69kg/pa) dari Jawa Baray yang mundur karena memilih lebih fokus pada persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua nanti.

"Seleksi puncaknya di turnamen Sarung Tinju Emas (STE) pada Agustus nanti. Dari sana akan terbentuk Tim Merah Putih. Bukan hanya aspek teknik, tapi juga mental dan psikologis yang akan kami nilai," kata Ketua Umum PP Pertina Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak.

Halaman:

Editor: Suryansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X