Incar French Open dan Wimbledon: Naomi Osaka Hanya Perlu Merasa Nyaman di Lapangan Clay dan Grass

- 22 Februari 2021, 17:08 WIB
Petenis putri Jepang, Naomi Osaka berpose di depan mural dirinya bersama trofi juara Australia Open 2021 yang baru saja dimenangkannya. /Twitter #AusOpen @AustralianOpen

TOPSKOR - Naomi Osaka sudah menetapkan misi berikutnya: mengasah pengetahuan dan kemampuannya di atas lapangan tanah liat merah (clay) dan rumput (grass).

Selama ini petenis Jepang itu begitu dominan di hard court, tetapi Naomi Osaka bertekad untuk "melengkapi set trofi" dengan gelar French Open dan Wimbledon.

Osaka mengalahkan Jennifer Brady di final Australia Open 2021 untuk mengantongi Grand Slam keduanya di Melbourne Park sekaligus melengkapi koleksi gelar Majornya menjadi empat, menyusul dua Grand Slam pertamanya di US Open 2018 dan 2020.

Baca Juga: Golden Couple Elina Svitolina dan Gael Monfils Memilih untuk Menjadi Sepasang Teman Baik

Pemain 23 tahun tidak diragukan lagi adalah pemain hard court terbaik di Tur WTA saat ini.

Dan sementara banyak yang percaya dia juga pemain terbaik di dunia meskipun berada di peringkat No. 2, dia masih harus membuktikan dirinya di clay court dan grass court.

Bukan lagi 'hanya anak kecil', Osaka mengaku dia 'tidak lagi melihat harapan sebagai beban'

Ditanya oleh WTA Insider tentang tantangan meningkatkan kualitasnya di lapangan tanah liat, dia menjawab: “Saya merasa lebih bersemangat dari apapun."

"Saya rasa ada perasaan melakukan sesuatu untuk pertama kalinya dan ingin menjadi jago dalam banyak hal berbeda. Bagi saya, itu adalah prioritas nyata. Dan saya juga ingin melengkapi set piala saya. Saya masih kehilangan dua."

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: tennis365


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X