Seedorf: AC Milan Tidak Boleh Melakukan Kesalahan

- 21 Februari 2021, 18:46 WIB
Mantan pesepak bola Clarence Seedorf menerima penghargaan khusus sebagai apresiasi atas dedikasinya pada sepak bola di negara itu. /Instagram @clarenceseedorf

TOPSKOR - Mantan gelandang Inter Milan dan AC Milan, Clarence Seedorf, meyakini tidak ada peluang yang sama bagi menjadi pelatih (kulit hitam) di sepak bola Eropa.

Seedorf menghabiskan dua musim setengah di Inter dan 10 musim di Milan selama karier bermainnya. Dia sempat melatih Rossoneri pada paruh kedua musim 2013/14 sebelum bergabung dengan Shenzhen dan Deportivo La Coruna.

“Penyesalan saya adalah bahwa saya memiliki kesepakatan dengan Milan untuk mulai pada bulan Juni. Tapi pada akhirnya saya tidak bisa melanjutkan setelah akhir musim," kata mantan gelandang itu kepada La Gazzetta dello Sport.

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Inter: Nerazzurri Lebih Subur

“Saya menerima tawaran lain untuk membuktikan nilai saya. Saya harus mengambil risiko karena saya tidak memiliki banyak peluang dan kami tahu alasannya."

“Saya bermain 12 tahun di Italia: setelah Milan, meski telah melakukan pekerjaan dengan baik, saya tidak menerima panggilan dari tim mana pun."

“Belanda adalah negara saya, sekali lagi, tidak ada panggilan. Apa kriteria pemilihannya? Mengapa pemain hebat tidak punya peluang di Eropa di mana mereka menulis halaman sejarah sepakbola?"

“Mengapa (Patrick) Vieira harus pergi ke New York dan (Thierry) Henry ke Kanada? Bagi pelatih tidak ada kesempatan yang sama: jika kita melihat angka-angka, tidak ada orang kulit hitam yang menduduki posisi kekuatan terbesar dalam sepakbola."

“Itu adalah sesuatu yang menjadi perhatian seluruh masyarakat," Seedord mengungkapkan.

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: Football Italia, La Gazzetta dello Sport


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X