Pemain yang Jadi Korban Taktik False 9 Pep Guardiola

- 13 Oktober 2021, 03:47 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. /Twitter @ManCity

TOPSKOR - Mendapat label sebagai salah satu pelatih terbaik dunia, taktik Pep Guardiola kerap menelan korban. Selalu ada pemain yang terbuang demi mempertahankan filosofi sang pelatih di tiga klub besutannya.

Revolusi taktik Pep Guardiola sempat mengguncang dunia. Ia pertama kali melakukannya di Barcelona, ketika tim Catalan tersebut memutuskan menunjuk Guardiola ‘naik kelas’ dari pelatih akademi ke tim senior mulai musim 2008-2009.

Pertandingan El Clasico kedua di musim pertama Pep Guardiola menjadi saksi betapa perubahan taktik sang pelatih berhasil menggemparkan pecinta sepak bola. Kala itu, Lionel Messi ditempatkan sebagai 'false 9' hingga membuahkan kemenangan fantastis 6-2 untuk Barcelona di Santiago Bernabeu.

“Guardiola mengatakan kepada saya bahwa ia melihat banyak pertandingan Real Madrid, ia telah membicarakannya dengan Tito (Vilanova) dan bahwa saya akan bermain sebagai false 9. Samuel Eto’o dan Thierry Henry akan bermain di samping dan saya bermain di tengah,” ujar Lionel Messi dalam film dokumenter Take the Ball, Pass the Ball, menjelaskan perubahan posisinya dalam kemenangan bersejarah tersebut.

Sejak saat itu, istilah 'false 9' memang kembali meledak. Lionel Messi pun disebut sebagai satu dari sedikit pemain yang mampu memainkan peran tersebut dengan sangat baik. 

Keputusan Pep Guardiola melakukan perubahan peran pada Lionel Messi membuahkan hasil. Pemain asal Argentina itu merasakan dampak signifikan dalam perolehan gol, dari 16 di musim 2007-2008 naik menjadi 38 di musim berikutnya.

Selepas meninggalkan jabatannya di Barcelona pada 2012, Pep Guardiola tetap pada pendiriannya untuk menggunakan pemain false 9 di tim barunya, termasuk Bayern Munchen. Kegigihan sang pelatih tetap pada taktiknya kembali menelan korban. 

Berikut ini adalah beberapa korban Pep Guardiola akibat memainkan pemain dengan peran 'false 9' di tiga tim besutannya.

Halaman:

Editor: Bagaskara Setyana

Sumber: Marca


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X