Tak Ada Perlakuan Khusus, Cristiano Ronaldo Tetap Harus Karantina Lima Hari Setibanya di Inggris

- 3 September 2021, 15:26 WIB
Aksi buka baju Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Republik Irlandia yang membuatnya diganjar kartu kuning dan diskors satu pertandingan.
Aksi buka baju Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Republik Irlandia yang membuatnya diganjar kartu kuning dan diskors satu pertandingan. /Twitter @selecaoportugal

TOPSKOR - Cristiano Ronaldo mungkin hanya sempat menjalani tiga kali sesi latihan bersama skuad Manchester United sebelum melakoni debutnya yang kedua di Liga Premier.

Akibat dari kartu kuning yang diterimanya di kualifikasi Piala Dunia melawan Republik Irlandia pada Rabu malam, sang bintang Selecao Portugal itu terkena skorsing satu pertandingan, melawan Azerbaijan di Baku pada hari Selasa mendatang.

Namun, pelatih tim nasional Portugal, Fernando Santos, telah mengizinkan Ronaldo untuk terbang kembali ke Inggris lebih awal, alih-alih memainkannya dalam pertandingan persahabatan melawan Qatar pada hari Sabtu besok.

Keputusan ini akan memungkinkan pemain baru Setan Merah ini untuk memulai jam lebih awal dalam urusan karantina setibanya di Inggris.

Menurut Times, bos Old Trafford mengajukan "pengecualian olahraga elite" untuk sang pemain, tetapi pemerintah Inggris menolaknya, yang berarti dia akan diperlakukan sama persis dengan setiap pelancong yang melakukan perjalanan dari Portugal ke Inggris.

Itu melibatkan periode isolasi diri selama lima hari, di mana ia perlu dites negatif pada hari kedua dan kelima untuk dinyatakan aman beraktivitas di luar.

Baca Juga: Perpanjang Kontrak Hingga 2026, Ederson Mantapkan Target Prioritas bersama Man City

Belum dapat dipastikan kapan Ronaldo akan terbang kembali ke Manchester, tetapi semakin lama dia meninggalkan kamp tim Portugal, semakin sedikit waktu yang dia miliki untuk berlatih dengan rekan satu tim barunya di Carrington.

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: Mirror


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X