Big Six Setuju Bayar Denda Besar dan Pengurangan 30 Poin Jika Kembali Terlibat Skema ESL di Masa Depan

- 9 Juni 2021, 21:21 WIB
Hanya 48 jam setelah pendeklarasian diri,  delapan dari 12 tim pendiri Liga Super Eropa (ESL) telah mengundurkan diri. Termasuk enam tim Liga Premier.
Hanya 48 jam setelah pendeklarasian diri, delapan dari 12 tim pendiri Liga Super Eropa (ESL) telah mengundurkan diri. Termasuk enam tim Liga Premier. /Twitter @ESPNFC

TOPSKOR - Enam tim Inggris yang terlibat Liga Super Eropa (ESL) setuju membayar denda Liga Premier masing-masing hanya £ 3,5 juta - sekitar Rp71 miliar - untuk aksi pemberontakan mereka terhadap UEFA.

Namun, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Tottenham, Hotspur, Manchester United dan Manchester City, telah sepakat akan menghadapi sanksi final £ 20m dan pengurangan 30 poin jika mereka bergabung dengan skema pemberontak yang sama di masa depan.

Keputusan itu, yang kemungkinan akan ditentang keras oleh 14 klub yang lolos dari upaya kudeta, adalah upaya ketua Liga, Richard Masters untuk menarik garis penyelesaian kasus.

Baca Juga: Agen Ilkay Gundogan Dikabarkan Lakukan Pertemuan di Barcelona

Masters, yang meminta dukungan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, untuk membantu menggagalkan pemisahan dalam waktu 48 jam yang penuh gejolak, menolak semua seruan untuk pengurangan poin untuk keenam klub pemberontak.

Dia juga mengakui bahwa, untuk semua rencana mereka, Big Six tetap menjadi kekuatan pendorong kisah sukses global Liga Premier.

Dengan membuat mereka setuju untuk menerima hukuman kejam di masa depan, Masters dan sesama bos Liga percaya bahwa mereka telah menutup pintu ESL rapat-rapat untuk selamanya.

Hukuman, yang akan dikonfirmasi secara resmi pada hari ini, datang sebagai bagian dari paket yang disatukan oleh Premier League dan FA.

Baca Juga: Mancini Sarankan Emerson Palmieri Tinggalkan Chelsea

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: Manchester Evening News, thesun.co.uk


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X