'Pekerjaan Saya Sudah Selesai', Alasan Pep Guardiola Langgar Prinsip Sendiri untuk Manchester City

- 1 Maret 2021, 11:15 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memulai musim kelimanya bersama The Citizens dengan memuncaki klasemen Liga Premier 2020/21. /Twitter B/R Football @brfootball

TOPSKOR - Pep Guardiola melanggar prinsipnya sendiri. Dia mengakui sangat diyakinkan oleh bos-bosnya untuk teken kontrak baru di Manchester City, pada November 2020, meskipun telah melakukan apa yang dia lakukan di sepakbola Inggris.

Guardiola menjadikan namanya sebagai salah satu pelatih tim terhebat dalam sejarah sepak bola bersama Barcelona antara 2008 dan 2012.

Dia lalu menetapkan standar baru bersama Bayern Munich di Bundesliga sebelum mengatasi musim pertama yang sulit di Inggris untuk menikmati sukses yang belum pernah terjadi.

Baca Juga: Gareth Bale Bikin Gol Cepat, Fan Tottenham Memanjat Harapan

The Citizens mencetak beberapa rekor saat memenangkan Liga Premier dengan 100 poin.

Mereka juga menjadi tim pertama dalam satu dekade yang mempertahankan gelar ketika melakukan sapuan bersih semua kompetisi domestik pada tahun berikutnya.

Luar biasanya, tim arahan Guardiola dianggap memainkan gaya sepak bola yang menurut banyak kritikus tidak mungkin berhasil diterapkan di Negeri Ratu Elizabeth II.

Satu hal yang krusial, sejak menjadi pelatih, Guardiola sebelumnya juga tidak pernah tinggal di satu klub lebih dari empat tahun. Itu berubah ketika dia berada di City.

Bisa terbayangkan betapa terkejutnya dunia sepak bola ketika melihat manajer terbaik dunia itu memperpanjang masa tinggalnya di Etihad sampai musim panas 2023.

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: Manchester Evening News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X