Presiden FIFA Gianni Infantino Memicu Kontroversi, Ingin Piala Dunia 2030 di Israel dan Palestina

- 14 Oktober 2021, 18:05 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menginginkan Israel dan Palestina menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menginginkan Israel dan Palestina menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. /Twitter @fifamedia

Baca Juga: Arsene Wenger: FIFA Akan Merevolusi Offside, Bakal Dibuat Otomatis

Kunjungan Infantino ke Israel tidak berjalan baik dengan pihak Palestina, yang membatalkan pertemuan antara dia dan Asosiasi Sepak Bola Palestina.

Pembatalan itu terjadi setelah Presiden FIFA itu muncul di dua acara yang diselenggarakan oleh seorang pejabat yang terkait dengan Presiden AS terdahulu, Donald Trump.

Termasuk menghadiri pembukaan 'The Friedman Center for Peace through Strength' di Museum of Tolerance yang didirikan oleh David Friedman.

Orang-orang Palestina dikabarkan marah atas hubungan dengan mantan duta besar AS yang kebijakannya mereka klaim menyebabkan mereka akhirnya memutuskan hubungan dengan Amerika, serta dengan museum yang berlokasi di Yerusalem tersebut.

Perjalanan ke Timur Tengah ini juga dimanfatkan Infantino untuk mempertahankan rencana FIFA untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahunan di tengah penolakan yang terus berkembang terhadap proposal tersebut.

Menolak kritik bahwa menggelar turnamen lebih sering akan mengancam statusnya, sang presiden FIFA itu berkata: “Prestise sebuah acara tergantung pada kualitasnya, bukan frekuensinya. Anda memiliki Super Bowl setiap tahunnya, Wimbledon, atau Liga Champions setiap tahun, dan semua orang bersemangat dan menunggunya.”***

Halaman:

Editor: Nurul Ika Hidayati

Sumber: yahoo sports UK


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X