Shevchenko Bicara Tragedi Chernobyl: 'Teman-teman Saya dari Kiev Semuanya Meninggal'

- 4 Mei 2021, 06:00 WIB
Mantan striker AC Milna, Andriy Shevchenko.
Mantan striker AC Milna, Andriy Shevchenko. /Instagram.com /@andriyshevchenko

TOPSKOR - Perjalanan karier sepak bola Andriy Shevchenko patut dikagumi. Ia bangkit dari sepak bola di Ukraina dan menjadi salah satu penyerang tengah paling ditakuti di era modern.

Kemudian ia menjadi pelatih tim nasional. Tetapi ada rasa sakit dalam hidupnya, mantan penyerang AC Milan tersebut mengonfirmasi bahwa teman-temannya dari Kiev, Ukraina semuanya telah meninggal.

Shevchenko telah menulis secara detail tentang kehidupan dan masa kecilnya dalam sebuah buku baru yang berjudul: 'La mia vita, il mio calcium', yang ditulis oleh Alessandro Alciato.

Baca Juga: Presiden Leeds: Saya Tertarik Memiliki Milan atau Inter

Pada tahun 1986, Ukraina masih menjadi bagian dari Uni Soviet, dan bencana Chernobyl terjadi sekitar 200 kilometer dari tempat Shevchenko tumbuh besar.

"Saya berharap tidak mengejutkan siapa pun dengan mengatakan bahwa semuanya tampak normal bagi saya," jelas Shevchenko dalam wawancara dengan Corriere Della Sera seperti dikutip dari Marca.

"Saya berusia 10 tahun (kala itu), saya bersenang-senang seperti orang gila bermain sepak bola di mana-mana, mereka membawa saya ke akademi Dynamo Kiev.

"Kemudian reaktor (nuklir) 4 meledak dan mereka membawa kami semua, saya masih merasa sakit, bus dari Uni Soviet tiba dan membawa kami semua anak-anak antara usia 6 dan 15 tahun (mengungsi).

Baca Juga: FIFA Tak Izinkan Max Kilman Bermain untuk Timnas Ukraina: Dia Pemain Futsal Inggris

Halaman:

Editor: Igor Hakim

Sumber: Marca


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X