Menteri Jerman Sebut Sebastian Vettel Pembalap Munafik, Ini Alasannya

- 10 Oktober 2021, 15:15 WIB
Sebastian Vettel dikeluarkan dari finis kedua di Hungaroring pekan lalu.
Sebastian Vettel dikeluarkan dari finis kedua di Hungaroring pekan lalu. /reuters

TOPSKOR - Pembalap Aston Martin, Sebastian Vettel, dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan.

Di tengah konferensi pers GP Turki, Kamis (7/10/2021) kemarin, misalnya, sang pembalap menyinggung soal dua poin yang menjadi perhatiannya, yakni polusi dan kemungkinan pembatasan kecepatan di Jerman.

Vettel mendorong pemerintah Jerman untuk segera menerapkan kebijakan yang diperlukan agar emisi gas CO2 di negara tersebut dapat terkendali.

Sebagai penguat argumentasinya, mantan pembalap Ferrari tersebut mengungkapkan bahwa dua ton gas CO2 dapat dikurangi jika pemerintah Jerman mau turun tangan.

Namun, tak semua pihak setuju dengan perkataan Vettel. Menteri Transportasi dan Infrastruktur Jerman, Andreas Scheuer, justru menentangnya habis-habisan.

Dilansir dari Tuttomotoriweb, Scheuer bahkan menyebut Vettel sebagai pembalap yang munafik dan inkonsisten karena tidak menerapkan apa yang dikatakannya.

"Pertama, dia hidup di Swiss. Lalu, tim Formula 1 juga seringkali menggunakan jasa penerbangan setiap tahunnya," ujar Scheuer.

Baca Juga: Verstappen Tidak Berpikir Red Bull Memiliki Kecepatan untuk Memenangkan GP Turki

Halaman:

Editor: Aditya Fahmi

Sumber: Tuttomotoriweb


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X