Turki Masuk Daftar Merah, Balapan F1 Terancam Batal Digelar

- 8 Mei 2021, 14:50 WIB
F1 menilai situasi untuk GP Turki
F1 menilai situasi untuk GP Turki /crash.net

TOPSKOR - Formula 1 mengatakan sedang "menilai situasi" atas rencananya untuk menggelar Grand Prix Turki. Hal itu menyusul pemerintah Inggris menambahkan Turki dalam daftar merah perjalanannya.

Balapan hanya ditambahkan ke kalender F1 2021 bulan lalu sebagai pengganti Grand Prix Kanada, yang dibatalkan karena kejuaraan tersebut gagal menerima pengecualian dari aturan karantina 14 hari yang diberlakukan pada kedatangan ke Kanada.

Turki mengadakan perlombaan pada kalender 2020 yang ditulis ulang. Tapi kembalinya ke jadwal bulan depan berada di bawah ancaman. Pemerintah Inggris mengumumkan pada Jumat (7/5) bahwa mereka menempatkan negara itu dalam daftar merah mulai Rabu 12 Mei.

Baca Juga: Carlos Sainz Mengakui Kesulitan Mengalahkan Charles Leclerc di Tim Ferrari

Kedatangan ke Inggris dari negara-negara daftar merah diharuskan untuk melakukan karantina di hotel yang disetujui pemerintah selama 10 hari.

Dipahami bahwa pengecualian yang memungkinkan personel tim F1 terlibat langsung dalam olahraga untuk menghindari karantina tidak dapat diterapkan ke negara-negara dalam daftar merah.

Sekretaris transportasi Inggris Grant Shapps menekankan bahwa negara-negara dalam daftar merah "adalah negara-negara yang tidak boleh dikunjungi kecuali dalam keadaan ekstrim".

Dengan perlombaan yang dijadwalkan berlangsung antara 11-13 Juni, satu minggu sebelum Grand Prix Azerbaijan di Baku, itu akan membuat acara tersebut sangat diragukan.

Baca Juga: Juara F1 GP Portugal, Hamilton Merasa Seperti Idiot karena Restart yang Buruk

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Crash.net


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X